Bukan Jalan Bapak Lo, Kampret!

Maaf kalo judul yang saya pake agak sedikit emosional. Sebenarnya saya nggak lagi marah-marah. Cuma curhat-curhat aja sih ini. Hehe.

Sebagai orang yang sering berkendara, dalam artian membawa sendiri kendaraan (baik itu nyetir mobil maupun motor) saya, sering saya menemukan pengendara lain yang sangat kampret (you’re about to see a lot of word kampret here) di jalan. Mungkin temen-temen juga begitu. Kadang pengen banget meneriaki orang-orang kampret itu dengan kalimat kayak judul yang saya bikin di atas itu. Bener nggak?πŸ˜€

Yang paling nyebelin tentu saja mereka yang memacu kendaraannya secepat kura-kura (baca: lambat banget) di jalur paling kanan atau jalur cepat. Dikira itu jalan punya dia sendiri apa ya? Kampret. Ada beberapa yang mau menepi ke sebelah kiri begitu diklakson, tapi ada juga yang keras kepala. Ini bikin stres banget. Mau ngambil dari kiri, eh, di kiri juga ada kendaraan yang jalan kura-kura. Double kampret. Akhirnya kita harus menerima dengan lapang dada aja kalo kita bakalan telat.

Ada juga nih kendaraan yang suka motong jalur orang. Jadi, misal kita lagi jalan santai di jalur tengah, tiba-tiba ada kendaraan dari kanan langsung motong ke jalur kiri lewat depan kita. Kampret banget gak tuh? Untung itu kita jalan dengan speed santai. Lah terus apa kabar kalo kita memacu kendaraan dengan kecepatan 300 km/jam?

Satu lagi yang kampret banget menurut saya adalah mereka pengendara bermotor yang jalan di jalur kiri sambil ngegosip. Susah banget kayaknya bagi mereka untuk berhenti dan ngegosipnya di pinggir jalan. Atau kalo nggak ngegosipnya kelarin dulu tadi sebelum pulang atau gimana kek. Pokoknya jangan ngegosip sambil motoran lah. Kasihan orang-orang yang di belakang bisa kecipratan ludah dari mulut mereka yang cuap-cuap gak berhenti itu. :v

Intinya sih kalo berkendara di jalan raya ya perhatikan lah pengendara yang lain. Jalan raya itu kan jalan yang dibangun pemerintah dari pajak yang kita (atau orang tua kita) bayar, jadi itu jalan milik bersama. Jangan semau-maunya sendiri. Cukup pejabat aja yang semau-maunya nyerobot jalanan dengan sirine dari voorijder (yang nggak tau voorijder googling ya) mereka.

Semoga mereka-mereka yang kelakuannya kampret banget di atas semuanya secara ajaib baca postingan ini dan langsung sadar serta bertobat. Amin.

Tagged: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: