HarBukDun

Selamat malam! Di kota Balikpapan malam ini sedang turun hujan deras. Enak banget untuk tidur. Tapi dari tadi saya udah tungguin, ngantuk belom datang juga. Sembari nunggu ngantuk, ijinkan saya untuk curhat-curhat dikit melalui tulisan ini.๐Ÿ™‚

Hari ini denger-denger bertepatan dengan hari buku sedunia, jadi ijinkan saya sedikit cerita-cerita tentang buku.

Saya suka membaca buku. Apakah kamu juga? Saya ingat dulu waktu SD saya sering baca buku di perpustakaan sekolah. Ceritanya dulu anaknya rajin. Hehe. Buku yang saya baca antara lain buku-buku cerita rakyat, science, majalah bobo, koran bola, dan lain-lain. Buku yang agak berat baru saya baca pas SMP dimana waktu itu saya dapet tugas dari guru untuk meresensi novel. Saya lupa judul novel yang saya buatkan resensinya itu apa, kalo tidak salah agak-agak mengandung unsur misteri dan ada detektifnya. Dari novel itu juga pertama kali saya dapat kosakata baru yaitu: nyentrik. Saya malah baru tau arti nyentrik itu belakangan setelah saya selesai baca novelnya. Haha.

Saya juga inget pas SMP saya sering banget baca buku di perpustakaan sekolah. Lebih sering daripada waktu SD. Alasannya tentu untuk melihat bu guru penjaga perpustakaan yang baik dan can… eh, maksudnya untuk menambah pengetahuan. Hehehe.

Buku favorit saya tidak ada, tapi ada satu buka yang meninggalkan kesan paling lama setelah selesai membacanya: buku novel fiktif tentang filsafat berjudul Dunia Sophie, karangan Jostein Gaarder. Cara menulis pengarangnya cerdas. Ending bukunya nggak terduga. Top bangetlah buku ini. Sekarang saya lagi nyari salah satu buku karangan om Jostein juga, judulnya Misteri Soliter (Solitaire Mystery) yang masih belom dapet juga sampe sekarang.

Karena bukulah saya mulai membuat blog ini. Lebih spesifik lagi, karena buku Sujiwo Tejo-lah saya membuat blog ini. Saya lupa di buku yang mana, yang jelas di salah satu bukunya mbah Sujiwo Tejo menulis bahwa kita tidaklah benar-benar membaca sebelum kita menulis. Makanya saya mulai menulis agar apa yang saya baca bisa saya selami dalam-dalam. Karena dengan pengalaman menulis, kita akan lebih memahami makna tulisan orang lain. Ibarat kata apabila kita jago menyanyi, maka kita akan mendengar nyanyian orang lain dengan lebih seksama dan penuh perasaan. Mirip juri-juri di acara talent show televisilah.

Oh ya, saya jadi ingat kalo bulan ini adalah ultah blog ini yang pertama. Yeay! Mohon doa restunya ya teman-teman, semoga blog ini panjang umur dan nggak dianggurin pemiliknya.

Tagged: , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: