Nonton Avenged Sevenfold – Dendam Terbalaskan!

Nonton Avenged Sevenfold (A7X) merupakan mimpi saya dari dulu. Saat A7X pertama ngunjungin Indonesia tahun 2008 saya pengen ada disana buat nonton. Tapi apa daya, keinginan saya yang masih bocah SMA kelas dua itu tidak mungkin bisa kesampaian. Waktu A7X datang kedua kalinya ke Indonesia tahun 2012 saya sedang kuliah di Jakarta. Tapi.. tapi.. tapi.. konsernya dibatalin karena pihak promotornya kurang kompeten. Huft. Dan sekarang setelah 7 tahun, kesempatan nonton band pujaan datang lagi. Uang ada, waktu ada, apa lagi yang ditunggu-tunggu?

2015/01/img_3755.jpg

Berangkat dari kosan temen tempet nebeng saya di Jakarta jam 14.30, nyampe di vanue langsung ngantri buat nuker tiket di booth penukaran tiket. Tiket dapet, langsung ngantri lagi di depan entrance gate yang sebenernya udah rame sama orang-orang. Mereka yang di depan-depan udah ngantre dari jam 12 siang sepertinya. Kami ngantre dari jam 17.00 di depan gate, dan baru dibuka jam 18.00. Nyampe di dalem masih nunggu lagi karena konser baru dimulai pukul 20.00.

Pukul 20.00 konser dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Berhubung nggak ada band pembuka, untuk memanaskan suasana, penonton diputerin lagu-lagu Ride The Lightning (Metallica), Walk (Pathera), dan Back to Back (AC/DC). Pukul 20.20 skuad A7X naik ke panggung. Lagu yang pertama di bawakan adalah Shepherd of Fire. Kemudian berturut-turut Critical Acclaim, Welcome To The Family, Hail To The King, Beast And The Harlot, Burried Alive, Seize The Day, dan Nightmare dibawakan.

M. Shadows sempet minta penonton buat matiin semua gadget, menikmati lagu selanjutnya dan buat circle pit, karena lagu berikutnya adalah Chapter Four! What a surprise! Lagu ini jarang banget dibawain A7X pas konser-konser mereka. Setelah Almost Easy dibawain, konser dilanjutin dengan permainan gitar solo dari Syn Gates. Lagi asik-asik nikmatin solonya Syn Gates crew panitia malam ngelemparin air mineral ke penonton. Sial, mengganggu banget. Huft.

Afterlife, This Means War, dan Acid Rain, dibawakan sebelum konser dijeda dan semua personel A7X turun ke belakang panggung. Setelah dipanggilin dan ditepukin ama penonton barulah mereka keluar lagi. “Are you sure you still have energy?” kata M. Shadows buat mastiin kalo para penonton emang masih pengen dengerin lagu selanjutnya. “Yeah!” jawab para penonton antusias. Unholly -fucking- Confessions dibawain dan dilanjut Bat Country. Setelah itu, macam konser mereka jaman-jaman album Self-Titled, mereka konser ditutup dengan A Little Piece Of Heaven.

Secara keseluruhan konser ini dikemas dengan sangat ciamik. A7X mainnya keren, total, dan semangat banget. Termasuk Arin Ilejay, dia mainnya powerful banget walau akhirnya pukulannya jadi agak-agak berantakan. Haha.

2015/01/img_3780.jpg

Sangat menyenangkan nonton band yang emang udah lama ditunggu-tunggu. Energi abis teriak-teriak, tangan pegel ninju-ninju ke atas dan ngerekam 1-2 video, serta kaki pegel lompat dan jinjit-jinjit. Itu semua worth it. Lagu-lagu macam Chapter Four dan Unholly Confessions pas dibawain bikin terharu banget. Lagu jaman-jaman baru belajar main gitar dan baca tab dari Ultimate Guitar. Berat sebenernya nggak dapet souvenir. Tapi ngeliat semua yang udah saya dapetin di sana, nggak dapet souvenir gapapa lah. (Berusaha menguatkan diri. Hehe.)

Well, another life achievement unlocked!

Tagged: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: